SELAMAT DATANG BRO DAN SIS

Breaking News

Rabu, 10 Oktober 2018

Mengejar Beasiswa Ke Jepang

       Salah satu program yang pernah saya coba daftar adalah Monbukogakusho(MEXT) salah satu diantaranya adalah program pelatihan guru Program Teacher Training adalah salah satu program beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT). Program ini dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Penerima beasiswa akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru. 
       Program ini adalah program non-gelar dan lama studinya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan pertama belajar bahasa Jepang) Sempat ada keraguan ketika mencoba mendaftar di program ini karena saat itu saya masih berstatus PNS dengan golongan 2B(he he 7 tahun kemudian sudah 3B). Namun daya mencoba dengan alasan sebagai batu loncatan untuk meraih beasiswa S2 ke negara Jepang. Beberapa pertimbangan akhirnya saya mendaftar. meskipun pada akhirnya gagal namun beberapa teman telah berhasil meraih tujuannya untuk belajar ke negeri sakura diantaranya adalah mas anjas Kurniawan salah seorang guru SMA di kabupaten Semarang


Anjas Kurniawan


FASILITAS yang akan di dapatkan yaitu :
1. Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya. 
2. Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/ bulan 
3.  Tiket pesawat pergi pulang Indonesia - Jepang. 
4. Bebas biaya pembuatan visa pelajar. 
5.  Beberapa universitas menyediakan asrama. Biaya dibayarkan dari tunjangan hidup yang diberikan. Untuk universitas yang tidak menyediakan asrama, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan. 
6. Tanpa ikatan dinas. 


Berikut Ini Adalah Persyaratan Yang Harus Di Persiapkan:  
1. Usia maksimal 34 tahun Lulusan minimal D4 atau S1. 
2. Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di lembaga pendidikan formal, yaitu SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB. 
3. Pelamar telah mengajar lebih dari 5 tahun di lembaga pendidikan formal Semua bidang pendidikan ditawarkan kecuali, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Arab, Pendidikan Agama dan Perhotelan. Sehat jasmani dan rohani (bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan dalam kondisi hamil saat melamar maupun saat keberangkatan). 
4. Bersedia belajar bahasa Jepang. 
5. Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir. 

PROSEDUR PENDAFTARAN 

       Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar. 
1. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan print-out e-mail tersebut dan harap mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda. 
2. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya. Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop coklat. Silakan tulis kode“Teacher Training (Tahun)”pada kanan atas amplop. 
3. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke: Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Jepang Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350 

KONTAK
       Apabila ada pertanyaan, silakan hubungi Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Jepang di nomor (021) 3192-4308 atau e-mail beasiswa(a)dj.mofa.go.jp (silahkan mengganti '(a)' dengan '@' sebelum mengirim email). Dibawah ini adalah web resminya. https://www.id.emb-japan.go.jp/sch_tt.html 

KELEBIHAN PROGRAM DARIPADA BEASISWA S2 
       Kelebihan program ini adalah waktunya yang relatif pendek yaitu 1 tahun 6 bulan. Apabila kalian berencana mengejar S2 namun blm memiliki keberanian untuk belajar lagi maka opsi ini sangatlah sesuai..jadi kejarlah ilmu sampai ke negeri Jepang
Read more ...

Kamis, 04 Oktober 2018

Bank Jateng Pahlawan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM)

       Ada pepatah dalam bahasa Jawa “Cah Agawe Bubrah, Rukun Agawe Santosa” yang berarti permusuhan menimbulkan kehancuran sedangkan persatuan mampu menguatkan. Spirit ini nampaknya menjadi salah satu pondasi berdirinya Bank Jateng pada tahun 1963 dengan nawacita meningkatkan perekonomian Jawa Tengah secara gotong-royong komitmen ini tak lekang oleh waktu meski zaman old telah berubah menjadi zaman milenial (Now), komitmen Bank Jateng tetap membahana bahkan lebih kuat. 
       Selama hampir lima dekade Bank Jateng beroperasi, struktur masyarakat telah banyak berubah dari pertanian hingga sekarang lebih beragam antara lain sektor jasa, perdagangan hingga pemerintahan. Namun perkembangan ini juga memiliki resiko dengan bertambah kompleksnya masalah di masyarakat antara lain tingginya pertumbuhan penduduk menyebabkan banyak yang tidak terserap di berbagai lapangan kerja, multi problematika ekonomi yang disebabkan lingkaran setan antara modal, investasi dan kebutuhan. Namun berbahagialah orang Jawa khususnya Jawa Tengah yang dianugerahi kearifan lokal dengan karakter pekerja keras serta pantang menyerah, mereka tetap mampu bertahan meski dengan berbagai himpitan ekonomi yang terus berkembang, tidak sedikit warga Jawa Tengah yang sukses meski harus meniti karier dari bawah dengan membuka Usaha Mikro Kecil dan menengah(UMKM) antara lain restoran rumahan, produksi barang seperti baju, boneka, sepatu bahkan dimulai dari pedagang kaki lima. 

Bank yang bersinergi mewujudkan mimpi 
       Bank Jateng mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung usaha Mikro kecil dan Menengah(UMKM). Salah satu bukti nyata Bank Jateng mendukung UMKM adalah berbagai fasilitas yang disediakan. Sebut saja Kredit Usaha Rakyat(KUR). Meskipun layanan ini sebenarnya juga dimiliki bank lain namun KUR yang ditawarkan Bank Jateng cukup massif serta mampu menjangkau masyarakat di pedesaan maupun perkotaan dalam membantu permodalah. Adalah Amin Pujiono(30 tahun) dari Wonosobo setelah lulus sarjana pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) tahun 2012 dia sempat. berbagai usaha dia mulai dari peternakan sapi,hingga bisnis lain namun beberapa kali megalami kerugian, modal yang dimiliki mulai berkurang bahkan habis. Akhirnya pada tahun 2014 dia memberanikan diri ke Bank Jateng untuk memulai usaha menampung sayuran dan buah kemudian di jual kembali, dimualai dengan modal 10 juta rupiah dia ulet dan terus berjuang hingga saat ini laba bersih tiap bulan yang didapatnya 6 juta rupiah perbulan, nilai yang lebih dari cukup untuk keluarganya, bahkan sesuatu yang mungkin tidak pernah di bayangkan sebelumnyarasa syukur dan ucapan terimaksih ingin dia sampaikan dengan menjadi “Oral Advertisement” atau bahasa jawanya “getok tular” manfaat Bank Jateng bagi orang lain yang ingin memulai usaha. 
       
Amin Pujiono Sukses dalam usaha pertanian

       Cahyadi(32 Tahun) seorang Pegawai negeri sipil memiliki mimpi memiliki usaha lain di rumah yang sesuai dengan hobinya.tahun 2010 dia mendapat dukungan dari Bank Jateng senilai 20 juta. Dia mulai menanam salak di salah satu tanah yang tidak terpakai. Saat ini omzetnya telah mencapai 8 juta tiap bulan. Sesuatu yang dia katakan melebihi mimpinya. 

Bank yang membawa kebanggan 
       Kehadiran Bank Jateng dianggap Superman bagi para pelaku UMKM. Ibarat sebuah lakon Justice League dengan penggambaran solusi sebuah masalah, mungkin terlalu berlebihan bagi yang belum menerima layanannya namun realistis bagi konsumen yang merasakan manfaatnya. 
       Produktifitas Bank Jateng telah mendapat banyak sekali pengakuan dari berbagai lembaga di tingkat propinsi Jawa Tengah maupun nasional. Beberapa prestasi Bank Jateng sangat membanggakan antara lain sebagai terbaik 2016 kategori industry jasa keuangan, Best Of 2017 Indonesia Business Quality Award - Kategori "The Most Trusted Banking & Service In Customer Satisfaction Of The Year 2017, dan yang terbaru mendapatkan penghargaan Indonesia Creativity and Best Leader Award 2018 kategori The Most Improved Banking of the Year yang diselenggarakan oleh PT Sembilan Bersama Media dan Majalah Indonesia Inspire. Namun keberhasilan paling luar biasa dari Bank Jateng adalah kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadap institusi perbankan ini. Karena itu kepercayaan ini harus dijawab dengan peningkatan layanan tiap unit dan cabang di tiap kota di daerah. Unit syariah Bank Jateng juga telah memperoleh Syariah Award. 
       Dengan jumlah kabupaten dan kota 35 bagian dan luas wilayah 32.548 km Jawa tengah sebenarnya memiliki potensi perkembangan yang terus meningkat, apalagi jumlah UMKM di Jawa Tengah merupakan yang terbesar di Indonesia. Segmentasi pasarnya juga lebih variatif dengan adanya Bank Jateng syariah membuat Bank Jateng bersifat inklusif bukan eksklusif. Bank Jateng memiliki potensi untuk terus berkembang dengan segala kelebihan yang dimiliki 
       Bank Jateng bukan hanya membantu UMKM Jawa Tengah namun sekaligus juga mencerdaskan tiap lini masyarakat. Terbukti dari layanan Bank Jateng yang beragam antara lain Simpeda, jenis layanan ini yang paling banyak di nikmati masyarakat Jawa Tengah. Layanan ini juga berkembang dengan adanya Simpeda Hipprada yang ditujukan untuk pelajar, pegawai negeri sipil, guru dan pensiunan. Keunggulan tabungan ini adalah bisa di ambil kapan saja.layanan yang lain yaitu Tabungan Bima, tabungan ini merupakan alternatif lain dengan ketentuan lebih ringan misalkan menabung lima ribu rupiah saja tetap diterima. Menurut jenisnya ada dua jenis Tabungan Bima yaitu Tabungan Bima Umum dan Bima ABP. Selain itu terdapat layanann TabunganKu Bank Jateng, seperti halnya bank lain, Bank Jateng juga menerbitkan TabunganKu, sifat tabungan ini hampir sama dengan tabungan lain kelebihan layanan ini adalah gratis administrasi bulanan 
Untuk kartu ATM terdapat 3 pilihan antara lain : 
a. Platinum administrasi bulanan Rp 10.000 penarikan tunai sam[ai dengan Rp. 10.000.000 per transaksi dan Rp 25.000.000per hari 
b. Gold layanan administrasi bulanan Rp 5.000 penarikan tunai sampai dengan Rp 75.000, transfer 
       Per 2017 Bank Jateng telah menyalurkan kredit 24% ke UMKM sekitar 9,5 trilyun rupiah. Kredt yang di tawarkan berbunga 7 % dengan kredit plafon 1 juta hingga 25 juta rupiah. Komitmen Bank Jateng untuk mendukung UMKM didasari karena semangat juang UMKM yang tinggi, sudah menjadi rahasia umum apabila hanya UMKM lah yang mampu bertahan saat krisis ekonomi 
       Sesuai dengan nawacita Presiden Joko Widodo yag ditegaskan kembali oleh Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo yang ingin melakukan revolusi mental termasuk juga ekonomi, mesin perbankan menjadi sangat penting, ibarat mata tombak yang akan menjadi ujung perjuangan dalam pembangunan ekonomi. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan tingkat kemiskinan juga turun pada akhirnya cita-cita bangsa yang diamanatkan dalam Pancasila dan UUD 1945 terwujud yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 
        Pada akhirnya perbankan menjadi semacam oase yang akan menyegarkan tiap warga Negara yang memiliki semangat untuk mengembangkan perekonomian rakyat. Sebagai oase berarti memiliki fungsi menyegarkan dan mengobati dahaga, dalam hal ini perbankan tidak hanya menjadi menara gading yang terkesan tak terjangkau namun Bank Jateng berbeda, terkesan dekat seperti keluarga yang membantu sekaligus mendorong agar terus berkembang dan kreatif.
Read more ...

Sebuah Kritik Untuk DPR

       Siapakah anggota Dewan(DPR)? Apakah mereka sekumpulan Satrio Piningit seperti yang diramalkan oleh Jayabaya, ataukah mereka hanya kumpulan anak TK seperti yang dikemukakan oleh Bapak Pluralisme Indonesia Abdurahman Wahid(Gus Dur), entahlah yang pasti anggota dewan merupakan profesi yang paling banyak tampil di depan televisi nomor 2 setelah artis. Berbagai talkshow,wawancara maupun pernyataan mereka menjadi semacam rujukan para penikmat layar kaca melebihi pengakuan sosial mereka ketika sebelum menjadi anggota dewan yang terhormat seperti akademisi, pengusaha,TNI bahkan jurnalis. Kebaikan akan muncul ketika apa yang diucapkan merupakan hal bijak dengan dasar konstitusi yang tepat. Namun riak masalah akan berkembang jika apa yang diucapkan hanyalah opini tendensius dengan maksud tujuan suatu golongan tertentu terlebih demi nama partai yang menaungi

Rapat Anggota DPR

       Makna senator berasal dari bahasa romawi(senatus) yang berarti wakil rakyat, kata wakil di sini merupakan pars pro toto dari lebih 260 juta penduduk Indonesia, bayangkan seberapa super mereka yang merupakan putra terbaik yang dipilih berdasar integritas bukan aktor drama opera sabun. Bukankah keanehan bila masih terjadi perdebatan tentang larangan mantan napi dilarang menjadi anggota legislatif dengan dalih melanggar Undang-undang no 7 tahun 2017 tentang pemilu. Coba bayangkan bila di sebuah kampung terdapat 1 orang narapidana dan 10 orang yang belajar dengan giat namun di ujung cerita 1 orang narapidana tersebut mewakili 10 orang baik, apa kata Nagabonar nanti?

       Reformasi telah memberi spirit perubahan pada institusi pemerintah khususnya legislatif. Perubahan paradigma dewan yang terkesan sebagai corong pemerintah di era Orde Baru bahkan sempat disindir melalui lagu Iwan Fals “wakil rakyat jangan tidur waktu sidang soal rakyat” sekarang telah berubah, kebebasan berekspresi meningkatkan peran para anggota dewan sebagai penentu arah bangsa dari segi sosial, politik, pendidikan, budaya, hukum maupun pertahanan keamanan. Pada Prolegnas 2014- 2019 yang ditetapkan DPR terdapat 183 RUU yang harus di selesaikan, akan tetapi sampai saat ini hasilnya masih belum optimal, bahkan di bulan Mei 2018 tercatat 17 RUU yang telah melalui 5 kali masa sidang namun masih belum juga menemukan titik temu,ironisnya di beberapa undang-undang yang telah di lahirkan harus direvisi karena kalah dalam uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK), hal ini karena beberapa pihak berjuang dengan landasan kepartaian bukan kebangsaan . Meminjam istilah dari Bapak Jomblo Nasional Ridwan Kamil “ tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan” mungkin para anggota dewan telah bekerja keras hingga mencapai karier jabatan tinggi di Republik ini namun kebersamaan masih harus di tingkatkan sehingga tidak perlu gontok-gontokan demi ibu pertiwi yang lebih harmoni
       
Hubungan DPR dengan Jurnalis yang positif

        Hubungan DPR dengan jurnalis ibarat selang dengan air. DPR memerlukan saluran guna menunjukan apa yang telah di lakukan untuk masyarakat, namun hubungan ini terkesan kurang sinergis(kecuali partai yang memiliki dukungan media tertentu). Pernyataan para wakil rakyat terkadang di olah sedemikian rupa dengan tujuan menggiring opini publik sehingga perlu kehati-hatian dalam penyampaian makna baik persetujuan maupun ketidak setujuan. Bagaimanapun juga mencegah lebih baik daripada mengobati Badan Etik DPR sebenarnya bukan hanya memiliki fungsi kuratif namun juga preventif saat beberapa pelanggaran dilakukan oleh anggota DPR seharusnya badan ini memiliki peran terdepan dalam penanggulangan korupsi dan gratifikasi di DPR, akan tetapi lajunya di rasa lebih lambat dari KPK. Seandainya peran badan ini di tingkatkan tentu anggota DPR yang memakai baju “Oranye” akan jauh lebih berkurang. 

        Pada Akhirnya anggota DPR ibarat Avenger dengan berbagai permasalahan internal yang ada namun sebenarnya mereka harus bersatu dan menggunakan seluruh kekuatannya untuk saling bahu membahu menyelamatkan bangsa Indonesia
Read more ...

Selasa, 02 Oktober 2018

TIDAK HARUS JADI PNS

       Mendekati tanggal 19 September kemarin tiba-tiba groub WA saya yang biasanya sepi menjadi ramai, bukan karena pilihan politik saya ataupun hari yang spesial bagi saya namun karena semua orang saling berbagi informasi penerimaan CPNS 2018. Rekrutmen PNS/ ASN tahun ini termasuk besar karena lebih dari 238.000 formasi baik daerah maupun pusat yang mulai di buka tanggal 19 September kemarin. Tahun ini juga dianggap sebagai buka puasa rekrutmen karena hampir selama 4 th terakhir belum pernah ada rekrutmen PNS secara umum.

Ilustrasi PNS
       Seiring dengan berita rekrutmen tersebut banyak yang secara sembunyi maupun terbuka menawarkan untuk “membawa” menjadi PNS maupun anggota Polri/TNI, saya sempat tertawa getir saat berita tentang oknum di Surabaya melakukan penipuan janji diterima rekrutmen Polri. Terbukti kesaktiannya “membawa” ini tidak ampuh bahkan uang 450 juta raib percuma. Artinya proses rekrutmen sebenarnya telah transparan dan bersih namun beberapa orang tua masih terjebak dikotomi lama tentang KKN padahal bangsa ini lebih bersih dari yang mereka kira, saya percaya konsep “Bila anda ingin curang malah andalah yang akan di curangi entah saat ini atau esok hari”.
       Angan-angan saya mundur 10 tahun lalu, saat itu di bangku teras rumah orang tua memberi nasehat agar bila lulus kuliah segera mendaftar PNS. Saat itu saya bertanya apakah kelebihan PNS dibandingkan Swasta? Toh Pak Wito tetangga yang PNS juga tidak kaya-kaya amat. Lebih kaya pak Giyanto yang jualan beras. Ibu saya mengatakan kalau kamu masuk PNS nanti usia pensiun masih diberi gaji, kehidupan lebih stabil karena gajinya naik tiap tahun. Meskipun akhirnya saya menuruti nasehat orang tua namun dari kacamata saya banyak opsi pekerjaan yang sebenarnya jaman now banget dan harus menjadi pertimbangan orang tua maupun para sarjana muda untuk masa depan.

Penulis
       Yang pertama menjadi penulis, pekerjaan yang konon oleh Pramudya Ananta Tour mampu membuat orang abadi dan tak terlupakan oleh jaman. Menulis bisa bermacam-macam antara lain penulis buku, blog review, puisi, sinopsis, bahkan jika anda lancar berbahasa inggris tulisan anda akan mendunia.Memang sempat menjadi trending tentang pajak buku yang menguras pundi penulis tapi mereka akan tetap survive bahkan tetap berkibar. Selain waktu kerja yang fleksibel, penulis juga bisa menuangkan imajenasi dan gagasan dalam kata hingga bisa di pahami orang lain, bukankah itu keren

Pramudya Ananta Tour


Inspirator
       Yang ke dua menjadi inspirator. Inspirator merupakan konsep “pekerjaan” yang saat ini menjadi trend menarik dan layak di perjuangkan(bagi orang tua, calon istri maupun calon mertua), sebut saja Nadiem Makariem seorang owner Gojek yang mampu menjadikan hidup lebih mudah dan berwarna, bukan hanya memberi pekerjaan bagi ribuan orang namun juga memudahkan mobilitas kita tanpa ribet. Ada lagi Jack Ma, pemilik Ali Baba ini tidak menggantungkan diri pada negara untuk pensiun namun secara mantap menatap masa pensiun dengan tujuan Filantropis bukankah itu hal yang keren. Hari Jisung, Dedy Corbuzier mereka youtuber yang memberi pengaruh dan inspirasi di dua hal yang berbeda satu di bidang kuliner satunya tentang apa yang trend saat ini. Memang untuk menjadi seperti mereka membutuhkan kreativitas dan skill. Namun baik skill maupun kreatifitas bisa berkembang seiring dengan waktu, bukan tidak mungkin dengan modal internet anda bisa meraih jutaan bahkan milyaran rupiah.



Nadiem Makarim


       Jadi jangan sedih bila gagal atau tidak bisa mendaftar PNS tahun ini karena banyak pilihan pekerjaan yang lebih menjanjikan, petualangan-petualangan akan bisa di temukan di bidang swasta, pilihlah sesuai hasrat dan mampu menginspirasi banyak orang. Namun bila diterima jangan pongah, masa depan pengabdian masih panjang, jadilah PNS/ASN yang disiplin,jujur dan memiliki etos kerja melayani demi kemajuan bangsa.
Read more ...
Designed By