Bagi guru, mengajar bukan hanya tentang tatap muka dan transfer pengetahuan akan tetapi bagaimana siswa aktif memperoleh sumber belajar secara mandiri sekaligus berkarakter mulia. Bekerja dari rumah harus mengutamakan tujuan,fungsi,bukti dan terkoordinir. Sebagai bukti pembelajaran, berikut ini adalah jadwal sekaligus jurnal kegiatan guru yang kami buat.
Keterangan :
- Bangun Tidur sebelum jam 07.00
- Tidur jam 09.30
- Makan teratur
- Di rumah saja, jika keluar gunakan masker
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Bagi yang tidak memiliki telepon genggam bisa kumpulkan tugas seminggu sekali lewat telepon genggam teman
Sebagai guru, kami mampu untuk menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran. Namun pertimbangan kemudahan bagi siswa sehingga kami hanya menggunakan media whatsapp sebagai media penghubung antara guru dan siswa. Kami menyadari sebagai sekolah yang berada di pedesaan, kami mengutamakan pembelajaran yang bermakna tanpa harus membuat susah siswa.
Melayani siswa yang memiliki telepon genggam dan yang tidak memiliki telepon genggam. Seperti membuat vas, tas dari bahan eceng gondok merupakan beberapa kegiatan yang bisa dilakukan dari rumah. siswa dengan mudah mendapatkan bahan eceng gondok di sekitar sungai yang merupakan aliran dari Rawa Pening.
Hasil Karya Siswa
Pengembangan diri Guru
Berikut ini adalah pengembangan diri yang kami lakukan di masa pandemi
1. Membuat berbagai media edukasi dalam melawan virus Covid-19
Media tersebut adalah buku bergambar(komik) dan poster
Komik Buatan Guru Dan Poster Siswa
2. Mengembangkan berbagai media pembelajaran yang pernah di buat sebelumnya
Saat work from home adalah waktu yang tepat dalam mengevaluasi berbagai media pembelajaran yang dibuat
3. Belajar kembali via Youtube
Media ini dapat diakses kapan saja dimana saja sehingga sangat sesuai bagi guru yang menerapkan belajar dari rumah.
Mempersiapkan Diri Kondisi Kenormalan Baru
Berbagai wacana telah beredar tentang kenormalan baru, guru harus mampu mempersiapkan diri terhadap berbagai situasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyampaikan berbagai skenario kondisi pembelajaran.
Demikian berbagai kegiatan pendidikan di masa wabah Covid-19, yang harus dipahami yaitu teknologi jangan sampai menyusahkan siswa tetapi harus membantu siswa dalam belajar. Kunci belajar bagi siswa adalah membuat mereka memiliki nilai karakter sekaligus meningkatkan kompetensi siswa, jadi pembelajaran yang bermakna akan lebih bermanfaat di masa sekarang dan masa depan.


